Minggu, 20 Januari 2013

Wakil Rakyat? Sudahkah "Anda" memakai Otak?

Siapa yang sudah melihat video ini? Video yang merupakan keberanian suatu pers dalam menanggapi masalah yang sudah menjadi darah daging di dunia per-poli-tikus-an kita. Wacana ini terjadi di JakTV, dan sedang membahas tentang kebingungan Jakarta 1 perihal MRT. Untuk mengenai nama narasumber, atau yang lebih dikenal dengan inkumben anggota DPRD untuk wilayah Jakarta.
Jika kalian melihat dengan seksama, ketika penelpon, yang merupakan warga Jakarta. Terlihat dia sangat bingung, ia takut gegabah.
Ada satu ucapan yang menarik bagi saya, "India saja sudah punya 3 MRT" ya, India. Sebenarnya, kalau dilihat, India dan Indonesia itu merupakan negara yang hampir mirip. Masih ada kemiskinan, korupsi, kriminal. Tapi yang hebatnya, India memang memberi fasilitas kepada masyarakatnya. Berbeda dengan Indonesia. Memang bukan tidak memperhatikan rakyat, tetapi masih banyak yang belum terpenuhi untuk sarana dan prasarana masyarakat itu sendiri.
"Dulu ngapain aja dia?" lontar ibu Astri, dari kejauhan. Dan si nara sumber membalas, dia curiga bahwa semuanya pro terhadap Jokowi. Sangat jelas bahwa si narasumber berusaha untuk menjaga harga dirinya. Kalau menurut saya, sebagai wakil rakyat, seharusnya sudah bukan saatnya untuk menciptakan image bagus atau buruk, saat ini yang dibutuhkan itu bukti, dan hasil. Tidak hanya pandai mengomong, pandai membawa arus, dan semacam nara sumber ini, yang dibahas A, dia malah asik membahas B.
Terasa juga sindiran dari Ibu Astri ada benarnya, "Lain kali kalau undang narasumber, yang smart". Hal ini sempat menjadi perbincangan keras di twitter. Sekarang saya bertanya, kepada pembaca semua, kepada warga Jakarta.
  1. Salah tidak tanggapan penelpon (yang semuanya pro terhadap Jokowi)
  2. Pantas atau tidak seorang wakil rakyat tidak mau terlihat salah, atau kurang benar.
  3. Setuju tidak dengan tanggapan ibu Astri?
Saya tunggu jawabannya, di sini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar