Rabu, 13 Februari 2013

Talaash - Twist with a Gosh... Do you believe with it?


Talaash (2012)
Setelah menunggu cukup lama karena tidak sempat nonton di bioskop, akhirnya saya bisa menonton film yang katanya following 'Kahaani' ini. Dibintangi oleh bintang termahal India di tahun 2011 lalu, Aamir Khan, dan didampingi dengan lawan mainnya di Ghulam (1998) dan 3 Idiots (2010). Yap, dibantu dengan Rani Mukherjee dan Kareena Kapoor serta Nawazuddin Siddiqui yang berperan berbeda ketika di Kahaani (2012)
Cerita yang dimulai dengan kasus yang dihadapi oleh seorang polisi yang cukup dihormati Surjan Singh Shekhawat (Aamir Khan) mengenai kecelakaan yang dialami oleh seorang artis terkenal, Arman Kapoor. Meninggal karena kecelakaan yang disebabkan oleh tenggelamnya mobil yang ia bawa pada dini hari. Sang polisi ini memiliki kehidupan sendiri yang ternyata memiliki kisah tersendiri.
Ia kehilangan anaknya yang berusia 8 tahun, Karan karena tenggelam di danau. Film yang dibuat oleh Akhtar bersaudara ini memang sangat identik satu sama lain, pasti kaya akan twist yang memukau. Sang istri, Roshini (Rani Mukherjee) yang terlihat depresi seolah membuat kita bahwa beban yang dialami oleh Suri (nama akrabnya) ini sangat besar, dimulai dari kehilangan anak, istrinya yang terlihat sangat depresi, hingga pekerjaan yang menuntut kejelian serta waktu yang tidak terduga.

Adanya faktor seperti Professor Translewney ini membuat kita penasaran karena membawa kita ke arah yang penuh dengan kecurigaan sembari mengikuti logika si Suri untuk memecahkan kasus tersebut. Dimulai dari diketahui Arman meminta uang kepada akuntan pribadinya, selentingan fakta bahwa Arman tidak pernah membawa mobil sendiri dan sebagainya. Lalu disusul dengan bertemunya Suri dengan seorang PSK cantik yang mengaku namanya Rosie (Kareena Kapoor).
Selentingan diberi scene yang membuat kita yakin bahwa ia memiliki peran penting. Begitu banyak twist kecil yang disuguhkan seperti ternyata ada hubungannya dengan temannya Arman sendiri, dan juga membuat kita curiga bahwa temannya ini berniat menikahi Sonia (istri Arman). Tampilnya Nawazuddin Siddiqui di sini juga membawa cerita lebih berwarna, karena kita juga tidak bisa melepaskan perannya yang begitu penting untuk membuka kasus ini lebih jelas.

Dekatnya hubungan Suri dan Rosie membawa Suri berhasil memecahkan kasus ini, yang ternyata merupakan upaya mencari sebuah acknowledgement. Mungkin kalau kita sering menonton film-film yang disokong oleh Excel Entertainment kita bisa memulai ekspektasi yang tinggi, seperti bakal ada twist yang buat kita kagum, tapi untuk kali ini, memang benar, out of expectation, tapi tidak begitu wow dibanding Kahaani, atau sesimple Don 2.
Sesuai dengan tagline yang dipilih, The Answer Lies Within. Memang setiap dialog harus diperhatikan dengan seksama, hubungi satu sama lainnya. Sedikit fakta yang mau saya utarakan di sini, ketika Malika, seorang prostitusi mengatakan, "today we might be Rosie, tomorrow might be Callini... that's us" dan juga beberapa fakta yang tidak sesuai dengan ekspektasi Suri, seperti tidak adanya Simran, atau dia pernah melihat Simran yang ternyata sudah meninggal 3 tahun yang lalu.
Nawazuddin yang berperan sebagai kaki tangannya Sashi seorang mucikari yang ternyata memiliki hubungan dengan kecelakaannya Arman sendiri. Ia mencoba membawa kita melihat fakta apa yang ia lihat, hingga kita memiliki ekspektasi sendiri. Twist besarnya adalah Rosie maupun Simran ternyata memang tidak pernah ada, ia memang meninggal 3 tahun yang lalu ketika kecelakaan di jalan.
Ya mungkin karena saya nonton Karthik Calling Karthik yang memiliki pondasi kuat di bagian medis, sehingga saya mengharapkan penjelasan yang sama terhadap apa yang terjadi dengan Suri. Karena Roshini pernah memberi penjelasan bahwa Suri lebih membutuhkan psikiater ketimbang dirinya. Sayangnya hal ini tidak dijelaskan oleh sang penulis, sehingga twistnya terasa datar, meski memang di luar dugaan. (as)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar